Cara membuat Grounding listrik

grounding rod
Komponen instalasi grounding:
  • Grounding rod, yaitu batang grounding yang ditanam di dalam tanah. Terdiri dari pipa galvanis medium ¾”, kawat tembaga BC berdiamater 16 mm2, Dan dilengkapi dengan “” yang dikencangkan dengan baut. Panjang grounding rod ini biasanya antara 1.5 m s/d 3 m.
  • Pipa PVC, yang digunakan sebagai selubung (konduit) dari kabel grounding yang ditanam dalam dinding / tembok atau untuk jalur kabel penangkal petir.
Dari KWH meter, kawat tembaga BC yang terpasang dalam pipa PVC sebagai konduit bertemu dengan grounding rod dalam satu bak kontrol. Untuk instalasi penangkal petir, air terminal yang terpasang harus mampu meng-cover sampai radius 120 derajat. Dan di posisi air teminal, batang tembaga disambung dengan kabel BC langsung menuju grounding rod.

Penanaman Grounding Road
  1. Lakukan penggalian tanah ukuran 30 x 30 kedalaman 50 cm
  2. Pertama coba tancapkan grounding road tersebut apakah mudah atau susah ditancapkan.
  3. Jika agak susah , buatkan  bentuk  lubang dimana grounding rod akan ditanamkan.
  4. Tuangkan air kedalam lubang tersebut hingga penuh
  5. Tancapkan grounding rod kedalam lubang tersebut dan tekan secara pelan pelan hingga beberap centimeter
  6. Angkat sedikit grounding rod, dan biarkan air turun kebawah
  7. Tekan kembali grounding rod hingga beberapa centimeter dari kedalaman awal
  8. Tuangkan kembali air kedalam lubang , lalu ulangi menekan grounding rod. Sepanjang  anda tidak menemukan tanah yang keras atau tanah berbatu , air akan membantu anda untuk menggeser lumpur atau pasir di dalam tancapan hingga grounding rod tertancap sampai habis.
  9. Lakukan hal tersebut secara berulang hingga grounding rod tertanam sampai habis
  10. Jika anda mengalami kesulitan saat penancapan grounding road, anda bisa menggunakan alat bantu berupa palu untuk memukul ujung atas grounding road hingga tertancap semuanya, atau bisa juga denggan menggunakan alat bantu stang pipa, lakukan penjepitan stang pipa ke grounding road kemudian anda berdiri di stang pipa sambil menekan grounding road kebawah.
Penanaman Kabel Grounding
penanaman grounding road
ww.free-ad.net
Sebelum dilakukan penanaman/ penimbunan kabel lakukan pengukuran tahanan grounding terlebih dahulu, bilamana nilai yang dihasilkan belum sesuai standard maka akan lebih mudah untuk penambahan grounding road  tambahan. Jika  nilai tahanan sudah sesuai standard lakukan penanaman kabel dengan segera.
  1. Lakukan penggalian tanah dari titik dimana grounding menuju masing masing titik grounding yang saling terhubung. Dan  juga lakukan penggalian kearah terminal grounding
  2. Buat galian disepanjang  jalur  lintasan  dengan kedalaman antara 50 -60 cm
  3. Tarik kabel grounding melalui jalur kabel tersebut, kemudian tempatkan di bawah galian. Pastikan panjang kabel sudah cukup hingga proses pengikatan dengan grounding road tidak akan susah. Jangan biarkan kabel grounding berlebih.
  4. Setelah semua sambungan telah di koneksi dengan sistim cadwell, berikan pipa marking di tempat grounding rod tersebut. Gunakan pipa PVC 4 ‘’ dan ditutup dop pipa.
  5. Kemudian  lakukan penimbunan tanah didaerah galian sampai ketinggian 20 cm. Lalu padatkan. Kemudian beri tanda misalanya batu bata supaya dikemudian hari jika ada penggalian di sepanjang areal penanaman kabel, maka kabel akan aman.
  6. Setelah bata terpasang semua, kemudain timbun kembali hingga penuh. Lakukan penimbunan hingga betul betul padat.

Faktor Penentu kualitas grounding

earth tester digital
Earth tester digital
Kualitas grounding dapat dilihat dari resistans atau nilai tahanan dalam satuan Ohm yang terukur di koneksi grounding tersebut, hal ini adalah parameter yang paling penting dalam menilai kualitas grounding.

Grounding yang baik adalah, yang memilki nilai tahanan yang kecil, semakin kecil nilai tahanannya maka semakin baik grounding tersebut. Artinya arus gangguan listrik atau petir dapat lebih cepat menuju bumi tanpa hambatan berarti. Perlu diketahui bahwa listrik dapat mengalir dengan cepat pada kabel/penampang yang kecil tahanannya.

Dalam PUIL 2000 diterangkan bahwa, nilai maksimal tahanan yang umum dipakai untuk instalasi listrik rumah adalah 5 Ohm, sedangkan untuk instalasi petir nilai tahannya maksimal 2 ohm.

Dengan ketentuan di atas maka panjang pendeknya grounding rod yang terpasang tidak dapat menjadi penentu nilai tahanan suatu grounding, hal tersebut disebabkan karena terdapat perbedaan kondisi tanah dimana instalasi grounding ini dipasang. Bila kondisi tanahnya mempunyai nilai tahanan rendah, maka cukup dipasang satu atau dua batang grounding rod dan tahanan yang terukur dapat mencapai dibawah 5 Ohm.

Bila tahanan terukur masih tinggi, maka panjang grounding rod harus ditambah agar lebih dalam lagi. Akan tetapi, PUIL 2000 menjelaskan, jika daerah yang mempunyai jenis tanah yang nilai tahanannya tinggi, tahanan grounding-nya boleh mencapai maksimal 10 Ohm.
contoh pengukuran menggunakan earth tester
Contoh penggunaan earth tester

Dalam menentukan nilai tahanan suatu grounding, alat yang dipakai adalah “earth tester”, alat ukur ini sudah menjadi alat wajib bagi kontraktor yang mengerjakan instalasi grounding. Dengan alat ini kita dapat memastikan bahwa nilai tahanan yang terukur sudah sesuai dengan persyaratan instalasi grounding.

Kesimpulan:

Dalam menentukan kualitas grounding/Arde yang perlu diketahui adalah nilai resistansinya, jadi bukan berapa panjang grounding rod yang tertanam ke bumi.

Arti dan Fungsi Arde atau Grounding

logo/lambang/simbol Arde atau Grounding
simbol Arde atau Grounding 
Grounding atau pertanahan adalah bagian dari Peralatan Listrik rumah. Namun kebanyakan dari masyatrakat Indonesia sudah terbiasa menyebut pertanahan atau gruonding ini dengan kata arde.

Grounding atau arde pada instalasi listrik berguna sebagai pencegah terjadinya kontak antara makhluk hidup dengan tegangan listrik yang terekspos akibat terjadi kegagalan isolasi. Grounding dalam rumah Anda terpasang dengan dua macam, yaitu untuk instalasi listrik rumah dan instalasi penangkal petir.

Dua sistem grounding ini memang harus dipisahkan pemasangannya dan berjarak paling tidak 10 meter. Koneksi grounding untuk instalasi listrik rumah terpasang di kWh meter PLN.

Pengertian Grounding

Menurut Wikipedia - Grounding adalah suatu jalur langsung dari arus listrik menuju bumi atau koneksi fisik langsung ke bumi. Dipasangnya koneksi grounding pada instalasi listrik adalah sebagai pencegahan terjadinya kontak antara makhluk hidup dengan tegangan listrik berbahaya yang terekspos akibat terjadi kegagalan isolasi.

Menurut PUIL 2000 (PUIL : Persyaratan Umum Instalasi Listrik) - dipakai istilah pembumian yang artinya penghubungan suatu titik sirkit listrik atau suatu penghantar yang bukan bagian dari sirkit listrik, dengan bumi menurut cara tertentu. PUIL adalah ketentuan atau persyaratan teknis yang diterapkan di Indonesia, dengan mengacu kepada standard internasional, dan dibuat sebagai pedoman dalam pelaksanaan pekerjaan instalasi listrik.

Fungsi Grounding

1. Untuk keselamatan, grounding berfungsi sebagai penghantar arus listrik langsung ke bumi atau tanah saat terjadi kebocoran isolasi atau percikan api pada konsleting, misalnya kabel grounding yang terpasang pada badan/sasis alat elektronik seperti setrika listrik akan mencegah kita tersengat listrik saat rangkaian di dalam setrika bocor dan menempel ke badan setrika.

2. Dalam instalasi penangkal petir, system grounding berfungsi sebagai penghantar arus listrik yang besar langsung ke bumi. meski sifatnya sama, namun pemasangan kabel grounding untuk instalasi rumah dan grounding untuk pernangkal petir pemasangannya harus terpisah.

3. Sebagai proteksi peralatan elektronik atau instrumentasi sehingga dapat mencegah kerusakan akibat adanya bocor tegangan.

Pemasangan

Secara umum Kabel grounding terkoneksi di KWH meter PLN. Pada saat pemasangan listrik oleh petugas PLN maka kabel grounding akan dipasang ke KWH bahkan sampai penanaman pipa yang terpasang ke dalam tanah. Namun ada pula pemasangan grounding dilaksanakan oleh pekerja proyek perumahan, sehingga saat akan dipasang listrik oleh pihak PLN petugasnya tinggal menyambungkan kabel dari pipa yang telah terpasang ke bumi menuju KWH.