Kabel: Sejarah, Jenis, Manfaat

kabel listrik
Kabel dalam bahasa Inggris disebut cable merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal dari satu tempat ke tempat lain.

Kabel seiring dengan perkembangannya dari waktu ke waktu terdiri dari berbagai jenis dan ukuran yang membedakan satu dengan lainnya. Berdasarkan jenisnya, kabel terbagi menjadi 3 yakni kabel tembaga (copper), kabel koaksial, dan kabel serat optik.


Sejarah

Kabel mulai ditemukan saat manusia membutuhkan sebuah alat yang berguna untuk menghubungkan suatu perangkat dengan perangkat lain, dan ditemukan pada awal 1400an. Proses penemuan kabel ini tidak sama antara satu jenis kabel dengan kabel lainnya. Penemuan kabel tembaga membutuhkan proses yang paling lama dibanding kabel yang lain, hingga akhirnya berhasil ditemukan sebuah telepon. Penemuan kabel koaksial mengikuti penemuan kabel tembaga. Baru-baru ini, kabel koaksial telah disempurnakan kembali dengan penemuan kabel serat optik yang sangat tipis dan mampu mentransmisikan sinyal cahaya.


Jenis

Kabel tembaga

Kabel tembaga terbagi atas UTP (Unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair). Perbedaan dari keduanya adalah adanya pelindung dan tidak adanya pelindung pada bagian inti konduktornya. Kabel UTP terdiri dari 4 pasang kabel dengan jalinan yang berbeda-beda tiap incinya. Semakin rapat jalinan tersebut, tingkat transimisi dan harganya semakin tinggi. Kabel UTP ini menggunakan konektor RJ-45 yang biasa digunakan untuk Ethernet, ISDN, atau sambungan telepon. Dengan kabel UTP, kita dapat mengirimkan data lebih banyak dibandingkan LAN.

Sedangkan, kabel STP terdiri dari sepasang kabel yang dilindungi oleh timah, dan masing-masing kabel tersebut dibungkus oleh pelindung.


Kabel koaksial

Kabel koaksial ditemukan oleh Oliver Heaviside. Merupakan kabel yang terdiri dari dua buah konduktor, yaitu terletak di tengah yang terbuat dari tembaga keras yang dilapisi dengan isolator dan melingkar di luar isolator pertama dan tertutup oleh isolator luar. Kabel koaksial memiliki 3 bagian utama, yakni pelindung luar, pelindung berupa anyaman tembaga, dan isolator plastik.

Kabel koaksial memiliki kapasitas pita lebar (bandwidth) 10 Mbps dan kapasitas node 30 node. Kabel koaksial sering dipakai sebagai jalur transmisi untuk frekuensi sinyal radio.

Beberapa jenis kabel koaksial:
  • Kabel coaxial RG-62A/U : merupakan kabel berwarna hitam dengan inti berupa kabel serabut. Ukuran kabel ini kurang lebih 0.25 inch (6 mm).
  • Thin coaxial cable: merupakan kabel koaksial berdiameter rata-rata 5mm yang berwarna gelap dan banyak digunakan dikalangan radio amatir.
  • Thick coaxial cable: merupakan kabel berdiameter rata-rata 12mm dan sering dikenal sebagai yellow cable.

Kabel serat optik

Kabel serat optik merupakan sebuah kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang berfungsi untuk mentransmisikan sinyal cahaya. Kabel serat optik berukuran sangat tipis dan berdiameter sehelai rambut manusia yang saat ini paling banyak digunakan sebagai media transimisi dalam teknologi komunikasi modern.

Bagian-bagian utama serat optik tersebut adalah bagian inti tempat merambatnya gelombang cahaya, lapisan selimut yang mengelilingi bagian inti dengan indeks bias yang lebih kecil, dan lapisan jake yang melindungi bagian inti dan selimut dengan plastik yang elastis. Komponen utama sistem serat optik terdiri dari transmitter (Laser Diode dan Laser Emmiting Diode), information channel yang berupa serat optik, dan receiver.


Manfaat

Secara umum, kabel memiliki fungsi sebagai media transimisi yang berperan untuk mempercepat penyampaian pesan. Setiap kabel memiliki spesialisasi fungsi yang berbeda-beda. Kabel tembaga seringkali digunakan sebagai penghubung ke jaringan telepon dan Ethernet. Kabel koaksial sering kita gunakan pada televisi dan radio. Sedangkan, kabel fiber optik sering kita gunakan sebagai jalinan penghubung bawah laut (underwater lines) merupakan media transmisi antar samudera, qube, dan video pay per view.


Kelebihan

Kabel Tembaga. Beberapa kelebihan dari kabel tembaga, antara lain adalah harganya murah, instalasinya mudah, mudah didapat, dan fleksibel, menggunakan satu medium untuk semua.
Kabel Koaksial. Beberapa kelebihan dari kabel koaksial adalah kapasitas bandwith dan jangkauan transmisi yang lebih besar, pengiriman informasi yanglebih cepat, dan lebih murah dari serat optik.
Kabel Serat Optik. Beberapa kelebihan dari kabel serat optik adalah berukuran tipis dan berdiameter sehelai rambut manusia, dapat mentransmisikan sinyal cahaya, kapasitas bandwidth dan kecepatan transmisi yang sangat besar, mencapai terabyte, mudah untuk dibawa, serta tidak rentan terhadap gangguan frekuensi listrik.


Kelemahan
  • Kabel Tembaga. Beberapa kelemahan dari kabel tembaga adalah rentan terhadap gangguan frekuensi listrik dan radio, tidak dapat mentransmisikan sinyal cahaya, dan kapasitas bandwithnya yang kecil.
  • Kabel Koaksial. Beberapa kelemahan dari kabel koaksial adalah sulit dalam instalasinya, sering mengakibatkan masalah dalam koneksi jika kedua ujungnya tidak di ground dengan baik, dan lebih mahal jika dibandingkan dengan kabel tembaga.
  • Kabel Serat Optik. Beberapa kelemahan dari kabel serat optik adalah harganya yang mahal termasuk peralatan khusus untuk penyambungannya, serta konstruksinya yang lemah sehingga memerlukan lapisan penguat untuk proteksi. 
(sumber: Wikipedia)

Cara Mengetahui Kabel Positif, Negatif, dan Ground

kabel berwarna
Gambar ilustrasi
Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan email dari pembaca blog saya yang lain yakni dari blog beralamat  di  http://perawatanrtdonto.blogspot.com 

Blog tersebut membahas berbagai macam hal yang berhubungan dengan rumah baik cara memakai, merawat dan memperbaiki peralatan rumah tangga, termasuk masalah listrik. berikut ini email yang dikirim oleh Pak Oogi gumilar kepada saya:


Selamat malam mas muhammad,

banyak sekali ilmu yg saya dapat setelah membaca blog anda di http://perawatanrtdonto.blogspot.com
di blog anda dijelaskan tentang bagaimana mengetahui kabel +, -, dan ground
kalo kabel + kita bisa mengetahui bila tespen tersebut menyala
yang jd pertanyaan saya bila instalasi listrik rumah telah terpasang
misalnya saja ketika saya ingin mengganti stop kontak dan saya lupa mana yg kabel +,- dan ground

1. bagaimana cara memastikan kabel - (negatif) ?
2. bagaimana cara memastikan kabel ground ?
3. bagaimana mengetahui bahwa kabel ground tersebut memang benar terpasang / nyambung atau   berfungsi ?

karena sy pernah melihat tukang yg masang stopkontak di rumah saya kabel groundnya tidak dipasang di stopkontak, padahal disitu ada 3 kabel dan sy tanya kenapa kabel groundnya tidak dipasang ? dan jawab tukangnya kabel groundnya tidak nyambung, yang jadi pertanyaan saya waktu itu bagai mana dia tau kalo kabel groundnya tidak nyambung sedangkan dia hanya masang stop kontaknya saja dan untuk instalasinya dikerjakan bukan oleh dia 

sebelum dan sesudahnya sy ucapkan terimahasih atas perhatian dan jawabannya mas.

wassalam


Baiklah akan saya kupas satu persatu


Kabel Positif

Kabel positif disebut juga fasa atau api, kabel ini memiliki aliran listrik, jadi bila bersentuhan dengan kilit maka kita akan kena strum/kesetrum.

Dari manakah asalnya?
kabel listrik positip berawal dari jala-jala PLN yang tersambung dari tiang-tiang listrik lalu menuju rumah kita. sebelum dipakai, listrik positif akan melewati KWH atau meteran, lalu menuju MCB untuk selanjutnya disebar ke stopkontak, saklar, lampu dll. Kabel ini selalu beriringan dengan kabel negatif.

Bagaimana cara mengetahuinya? 
untuk memastikan suatu kabel adalah positif adalah dengan mencobanya dengan tespen, tespen akan menyala pada kabel ini. Selain itu kita dapat menyusuri jalur kabel langsung, kabel positif akan melewati MCB sebelum disebar ke stopkontak atau saklar.

Apa warna  yang digunakan?
Biasanya kabel positif itu menggunakan warna hitam, namun hal ini bisa berbeda-beda tergantung yang masangnya.


Kabel Negatif

1. bagaimana cara memastikan kabel - (negatif) ?
Kabel Negatif atau netral, kabel ini tidak memiliki aliran listrik, jadi bila bersentuhan dengan kulit maka kita tidak akan kena strum/kesetrum.

Dari manakah asalnya?
Sama dengan kabel positif kabel ini berasal dari kabel PLN yang tersambung dari tiang-tiang listrik lalu menuju rumah kita. Kabel ini tidak melewati KWH,MCB ataupun saklar. Dalam pemasangannya kabel negatif akan langsung menuju stopkontak, fitting lampu, atau yang lainnya.

Bagaimana cara mengetahuinya? 
berbeda dengan kabel positif yang menyala bila dicoba dengan tespen, maka untuk kabel negatif tespen tidak akan menyala.

Apa warna  yang digunakan?
Kabel yang digunakan untuk listrik negatif ini adalah Biru. Meski kadang-kadang ada yang memakai warna lain.


Kabel Ground

Kabel ini mirip dengan kabel negatif yakni
  • Bila kabel grounding/arde diuji memakai tespen maka tespen tidak akan menyala.
  • Bila kabel grounding/arde bersentuhan dengan kulit tidak akan kesetrum.
  • Kabel ini tidak berhubungan dengan jalur kabel listrik PLN tapi terhubung langsung ke bumi/tanah di sekitar rumah.
  • Fungsinya untuk membuang arus liar dan percikan api akibat konslet atau hubungan pendek.
  • Kabel ini paling banyak dipasang pada stopkontak.
Warna yang digunakan adalah kuning strip hijau atau kuning saja.

2. bagaimana cara memastikan kabel ground ?

Bila anda ingin mengetahui kabel ground itu yang mana, maka telusuri saja jalur kabel yang terhubung dengan grounding/ nyambun ke tanah melalui sebuah batang besi yang ditanam ke tanah, biasanya ada di luar rumah

3. bagaimana mengetahui bahwa kabel ground tersebut memang benar terpasang / nyambung atau   berfungsi ?

Setelah mengetahui bahwa ada kabel ground yang terhubung ke tanah, maka untuk memastikan benar terpasang / nyambung atau   berfungsi, bisa diukur dengan AVO meter dengan Volt meternya. Namun bila tidak ada AVO meter, anda dapat mencoba menyambungkan kabel positif dan ground ke lampu, bila lampu menyala meski redup maka dapat dipastikan Kabel ground terpasang.

Macam-macam Saklar

Gambar rangkain saklar tukar, seri, tunggal
Gb. rangkain saklar tukar, seri, tunggal
Sakelar adalah salah satu peralatan listrik yang berfungsi menyambungkan dan memutuskan arus listrik yang melewatinya. Saklar dapat dibedakan menjadi dua bagian menurut arus yang melewatinya yakni saklar arus lemah (biasanya dilewati oleh arus yang berasal dari DC) dan saklar arus kuat (yang dilewati oleh arus listrik dari jala-jala listrik PLN).


Jenis-jenis saklar menurut pengoperasiannya:

  1. Saklar manual (penggunaannya untuk: Instalasi penerangan dan Instalasi tenaga) dioperasikan langsung dengan bantuan manusia
  2. Saklar magnetik (MC) digerakkan dengan banntuan magnet
  3. Saklar otomatis, saklar ini beroperasi secara mandiri tanpa bantuan manusia.

gambar rangkain sakelar tekan tarik
gb. rangkain sakelar tekan dan sakelar tarik
Macam-macam saklar manual yang digunakan untuk instalasi penerangan menurut hubungannya:
  1. Saklar tunggal          
  2. Saklar seri                
  3. Saklar silang          
  4. Saklar tukar             
  5. Saklar kelompok
  6. Saklar kutub dua
  7. Saklar kutub tiga
  8. Saklar tarik
  9. Saklar tombol tekan

Gambar rangkain saklar kutub dua, kutub tiga dan saklar silang
Gr saklar kutub dua, kutub tiga & saklar silang
Bentuk-bentuk pemasangan saklar:
  • IN-BOUW. Saklar ditanam dalam tembok 
  • OUT-BOUW. Saklar tidak ditanam di dalam tembok 

Peringatan PLN Tentang Bahaya listrik

Beberapa hari yang lalu PLN menyebarkan Selebaran yang menjelaskan tentang bahaya listrik yang berjudul "Bahaya Listrik", berikut isi dari selebaran tersebut, semoga bermanfaat.

Melakukan sambungan liar:
sambungan listrik illegal
  • Menimbulkan gangguan penyaluran aliran listrik dan merugikan kepentingan orang lain (pelanggan)
  • Dapat menimbulkan bahaya kebakaran (hubungan arus pendek)
Memasang steker bertumpuk:
steker bertumpuk
Menimbulkan gangguan penyaluran aliran listrik dan mengakibatkan kerugian pelanggan.

Bermain layang-layang di bawah jaringan SUTM
bermain layang layang di bawah aliran listrik
  • Membahayakan bagi yang bermain layang-layang maupun PLN
  • Menyebabkan padamnya aliran listrik (kesetrum)
Memainkan Stopkontak
memainkan stopkontak
  • Stopkontak/peralatan listrik lainnya bukan mainan, sangat berbahaya dapat berakibat terjadinya arus pendek atau tersengat (kesetrum).
  • penempatan stopkontak jangan  mudah dijangkau anak-anak.
Antena TV di bawah jaringan kabel listrik
meletakkan antena TV di bawah kabel listrik
  • Memasang antena TV di bawah jaringan TM/SUTET sangat membahayakan pelanggan maupun peralatan listrik.
  • Membangun/renovasi rumah di bawah jaringan dapat membahayakan pegawai maupun pelanggan.
  • Bila sangat diperlukan, maka pelanggan dapat menghubungi CC 123 atau kantor PLN terdekat
Hal yang dilarang
  • Memanjat tiang listrik
  • Membakar sampah di bawah jaringan listrik
  • Meninggalkan setrika listrik yang menyala
  • Menggunakan pengering rambut dekat dengan wastafel/keran air.
  • Menangkap ikan dengan aliran listrik
  • Mengaliri pagar rumah dengan aliran listrik
LAKUKANLAH SEKARANG JUGA
  • Memperhatikan bahaya-bahaya listrik yang dapat membahayakan jiwa
  • Budaya hemat energi dimulai dari diri sendiri dan dilaksanakan mulai sekarang
Masalah listrik? hubungi Contack Center PLN 123

Tips Memakai Peralatan Listrik di Rumah

Tips Memakai Peralatan Listrik di Rumah
Seringnya terjadi kebakaran di rumah adalah diakibatkan oleh konsleting listrik, faktor tersebut diakibatkan oleh kelalaian atau ketidaktahuan kita tentang pemahaman listrik yang benar, karena soal listrik tidaklah semudah dan sesederhana yang sebagian orang pikirkan. di bawah ini beberapa hal yang Saya rangkum dari hal-hal yang umum dilakukan oleh sebagian orang yang sebenarnya dapat berakibat fatal bagi keselamatan.

1. Pemakain Daya melebihi kapasaitas MCB

Gunakanlah pemakaian listrik sesuai daya yang terpasang, misalnya bila daya (watt) di rumah 900 watt maka jumlah beban listrik yang dipakai seluruh peralatan elektronik harus kurang dari 900 watt, karena bila melebihi ambang batas daya yang sudah ditetapkan maka MCB akan sering turun/OFF sendiri, Seringnya MCB turun akibat pemakaian berlebih adalah salah satu penyebeb cepat rusaknya MCB. Bila MCB rusak maka kemungkinan kebakaran karena rusaknya fungsi MCB.

2. Memasang colokan/steker bertumpuk

Karena kebutuhan pemakaian alat elektronik bertambah maka biasanya kita membuat Kabel rol lalu memasang steker kombinasi sehingga terdapat banyak steker yang terpasang dalam kabel rol tersebut, hal ini dapat mengakibatkan panasnya kabel listrik karena beban yang besar tidak seimbang dengan kemampuan kabel, maka kabel yang panas tersebut akan terbakar sehinga mengakibatkan kebakaran. sebaiknya bila membutuhkan penambahan stopkontak sebaiknya buatlah stopkontak baru di tembok.

3. Mencabut steker dengan menarik kabelnya

Dengan menarik kabel steker saat mematikan peralatan elektronik akan mengakibatkan terputusnya kabel peralatan aelektronik tersebut. Yang benar adalah dengan memegang kepala steker saat mencabutnya.

4. Kabel tidak sesuai SNI dan ukuran yang dibutuhkan.

Setiap kabel memiliki arti dan fungsi yang berbeda-beda, misalnya saja terdapat tulisan 2x1,5mm max 500 watt, artinya adalah bahwa kabel tersebut berisi dua kabel yang masing masing kabel berdiameter 1,5mm dan dapat dipakai untuk pemakaian maksimal 500 watt. selain itu SNI (standar nasional Indonesia) mempertegas sebuah kabel memiliki kualitas yang baik.

5. Tidak terpasangnya Grounding

Selayaknya setiap peralatan listrik yang sering bersentuhan dengan kita dipasangi grounding, manfaat grounding diantaranya adalah mencagah tersegatnya kulit kita saat bersentuhan dengan badan/sasis alat elektronik misalnya kulkas, komputer, setrika, dan lain-lain.

6. Cara menyambung kabel yang kurang benar

Diantara kita mungkin pernah membetulkan kabel yang terputus, beberapa kesalahan yang umum dilakukan adalah letak sambungan antara dua buah kabel negatip dan positip yang berdekatan, kurang kuatnya sambungan, dan tidak dipasangnya isolasi. hal-hal tersebut dapat mengakibatkan bahaya seeprti konsleting, menimbulkan bahaya tersengat setrum.

7. Letak kabel yang tidak rapi

Pernahkah anda melihat suatu rumah dengan perkabelan yang berseliweran di mana-mana? selain terlihat kurang baik, hal tersebut dapat menimbulkan konsleting. selain itu kabel dapat cepat rusak karena tertarik oleh sesuatu ataupun dirusak oleh gigitan tikus.

Cara Mengganti dan memasang Lampu Downligh Lama dengan yang Baru

Lampu Downligh
Hampir pada setiap rumah baru yang moderen menggunakan penerangan dengan lampu berjenis downligh, letak lampu downligh terpasang menjorok ke dalam plafon langit-langit rumah, hal ini dimaksudkan utnuk membuat kesan yang lebih dramatis bagi ruangan jika diaplikasikan dengan desain interior yang memiliki vocal point (Baca Area yang ingin ditonjolkan).

Untuk menghadirkan suasana yang baik pada ruangan, ada beberapa hal yang perlu di[perhatikan dalam pemasangan lampu Downligh ini, yakni:

Jarak antar lampu kurang lebih 80 - 200 cm dalam sebuah ruangan, tergantung intensitas cahaya dan effect yang diperlukan.
Untuk memperoleh pencahayaan optimal, Gunakan lampu Downligh yang memiliki reflektor. Gunakan lampu dengan ukuran (size) yang sesuai dengan reflektor/armature lampu yang digunakan.
Sesuaikan Downligh dengan Ukuran space dalam plafon/ceilingnya.

Pemasangan

Alat dan bahan:
Langkah pemasangan
  1. Matikan aliran listrik di rumah dengan meng -OFF-kan MCB
  2. Lepaskan lampu yang terpasang
  3. Lepaskan reflektor lampu.
  4. Lepaskan box lampu downlight dari plafond. Berhati-hatilah dalam melepaskan box lampu, karena setiap box memiliki pengait yang berbeda-beda.
  5. Gunakan tang untuk memotong kabel yang terhubung.
  6. Hubungkan fitting dengan kabel lama. 
  7. Pasangkan fitting lampu yang baru kedalam lubang plafon. lalu kaitkan kembali ke plafond untuk mencegah fiting lampu jatuh.
  8. Pasang reflektor lampu.
  9. Pasang lampu PLC kedalam box.
Bila anda ingin mengganti instalasi listrik lampu silahkan baca: "cara pasang instalasi listrik lampu downlight"

Cara Pasang Instalasi Lampu Downligh

Lampu Downligh
Contoh Lampu Downligh
Saran untuk dibaca: "Tips Memilih Lampu Downlight Untuk Rumah Anda"

Bagi anda yang ingin memasang Fixture Lamp (rumah lampu) downlight sendiri di rumah ikuti langkah langkah di bawah ini untuk mendapatkan hasil pemasangan yang rapi dan memuaskan:

1. menyiapkan gambar layout penerangan, atau jika tidak, buat skesta secara sederhana yang menjelaskan hal-hal penting seperti:
  • Jumlah lampu yang akan di pasang
  • Jarak antar titik lampu
  • Jarak antara titik lampu dengan dinding atau partisi terdekat
  • posisi saklar
  • jenis saklar (tunggal atau ganda)
  • Group penerangan (jika lebih dari satu group)
2. Alat dan bahan
  • Reflektor/Armature downlight
  • lampu plc (besar watt disesuaikan dengan keinginan)
  • Pipa pvc conduit (sebagai pelindung kabel) beserta aksesoriesnya (electrical tape, junction box dll)
3. Mulailah menentukkan titik lampu pada langit-langit untuk selanjutnya diberi lubang pada plafon yang disesuaikan dengan ukuran fixture lamp / downlight. kemudian pasanglah perkabelan beserta lampu.

Untuk gambar instalasi listrik beserta perkabelannya silahkan baca:

Jalur Koneksi grounding listrik di Rumah

Setelah sebelumnya Saya posting artikel yang berjudul "cara memasang grounding Listrik", sekarang saatnya mengetahui bagaimana sebuah jalur instalasi grounding sampai ke peralatan listrik, bila Anda telah membaca artikel Saya yang berjudul "Arti dan Fungsi Arde atau Grounding" maka akan diketahui arti dan manfaat grounding yang terpasang di rumah.

Untuk mendapatkan segala manfaat grounding maka pastikan koneksi grounding tidak terputus dari mulai KWH sampai ke peralatan listrik yang kita gunakan sehari-hari melalui stopkontak. Untuk peralatan listrik dengan kapasitas cukup besar atau sering kita gunakan/sentuh sehari-hari seperti TV, Rice-cooker, setrika listrik, kabel rol, mesin air, kulkas, sebaiknya menggunakan colokan listrik dengan fasilitas grounding ini.

steker + grounding
Grounding pada Steker
Jalur Koneksi Kabel grounding:

Awalnya, Grounding bersumber dari pipa rod yang tertancap ke dalam tahan, kabel grounding akan disambungkan ke KWH. Dari MCB Box atau KWH meter, kabel grounding yang berwarna hijau strip kuning ini bersama dengan kabel phase dan netral akan melewati seluruh instalasi listrik rumah dan akhirnya terkoneksi di stop kontak.

Koneksi Grounding pada Stop Kontak

stopkontak = grounding
Grounding pada stopkontak
kabel grounding akan dikoneksikan pada sebuah stopkontak yakni terpasang pada sasis stopkontak tersebut, bila Anda melihat sebuah stopkontak maka di sana akan terlihat dua buah plat kecil yang terdapat di dalam bagian pinggir sebuah stopkontak, plat tersebutlah yang terkoneksi dengan grounding, dan nantinya plat tersebut akan bertemu dengan plat pasangaannya yang terdapat pada steker.

Jalur grounding yang terpasang pada instalasi listrik di rumah tidak akan bermanfaat bila tidak tersambung ke stopkontak. setiap stopkontak layaknya memiliki grounding, terutama bila dipasang pada peralatan elektronik seperti kulkas, mesin air, dan lain-lain.

Cara membuat Grounding listrik

grounding rod
Komponen instalasi grounding:
  • Grounding rod, yaitu batang grounding yang ditanam di dalam tanah. Terdiri dari pipa galvanis medium ¾”, kawat tembaga BC berdiamater 16 mm2, Dan dilengkapi dengan “” yang dikencangkan dengan baut. Panjang grounding rod ini biasanya antara 1.5 m s/d 3 m.
  • Pipa PVC, yang digunakan sebagai selubung (konduit) dari kabel grounding yang ditanam dalam dinding / tembok atau untuk jalur kabel penangkal petir.
Dari KWH meter, kawat tembaga BC yang terpasang dalam pipa PVC sebagai konduit bertemu dengan grounding rod dalam satu bak kontrol. Untuk instalasi penangkal petir, air terminal yang terpasang harus mampu meng-cover sampai radius 120 derajat. Dan di posisi air teminal, batang tembaga disambung dengan kabel BC langsung menuju grounding rod.

Penanaman Grounding Road
  1. Lakukan penggalian tanah ukuran 30 x 30 kedalaman 50 cm
  2. Pertama coba tancapkan grounding road tersebut apakah mudah atau susah ditancapkan.
  3. Jika agak susah , buatkan  bentuk  lubang dimana grounding rod akan ditanamkan.
  4. Tuangkan air kedalam lubang tersebut hingga penuh
  5. Tancapkan grounding rod kedalam lubang tersebut dan tekan secara pelan pelan hingga beberap centimeter
  6. Angkat sedikit grounding rod, dan biarkan air turun kebawah
  7. Tekan kembali grounding rod hingga beberapa centimeter dari kedalaman awal
  8. Tuangkan kembali air kedalam lubang , lalu ulangi menekan grounding rod. Sepanjang  anda tidak menemukan tanah yang keras atau tanah berbatu , air akan membantu anda untuk menggeser lumpur atau pasir di dalam tancapan hingga grounding rod tertancap sampai habis.
  9. Lakukan hal tersebut secara berulang hingga grounding rod tertanam sampai habis
  10. Jika anda mengalami kesulitan saat penancapan grounding road, anda bisa menggunakan alat bantu berupa palu untuk memukul ujung atas grounding road hingga tertancap semuanya, atau bisa juga denggan menggunakan alat bantu stang pipa, lakukan penjepitan stang pipa ke grounding road kemudian anda berdiri di stang pipa sambil menekan grounding road kebawah.
Penanaman Kabel Grounding
penanaman grounding road
ww.free-ad.net
Sebelum dilakukan penanaman/ penimbunan kabel lakukan pengukuran tahanan grounding terlebih dahulu, bilamana nilai yang dihasilkan belum sesuai standard maka akan lebih mudah untuk penambahan grounding road  tambahan. Jika  nilai tahanan sudah sesuai standard lakukan penanaman kabel dengan segera.
  1. Lakukan penggalian tanah dari titik dimana grounding menuju masing masing titik grounding yang saling terhubung. Dan  juga lakukan penggalian kearah terminal grounding
  2. Buat galian disepanjang  jalur  lintasan  dengan kedalaman antara 50 -60 cm
  3. Tarik kabel grounding melalui jalur kabel tersebut, kemudian tempatkan di bawah galian. Pastikan panjang kabel sudah cukup hingga proses pengikatan dengan grounding road tidak akan susah. Jangan biarkan kabel grounding berlebih.
  4. Setelah semua sambungan telah di koneksi dengan sistim cadwell, berikan pipa marking di tempat grounding rod tersebut. Gunakan pipa PVC 4 ‘’ dan ditutup dop pipa.
  5. Kemudian  lakukan penimbunan tanah didaerah galian sampai ketinggian 20 cm. Lalu padatkan. Kemudian beri tanda misalanya batu bata supaya dikemudian hari jika ada penggalian di sepanjang areal penanaman kabel, maka kabel akan aman.
  6. Setelah bata terpasang semua, kemudain timbun kembali hingga penuh. Lakukan penimbunan hingga betul betul padat.

Faktor Penentu kualitas grounding

earth tester digital
Earth tester digital
Kualitas grounding dapat dilihat dari resistans atau nilai tahanan dalam satuan Ohm yang terukur di koneksi grounding tersebut, hal ini adalah parameter yang paling penting dalam menilai kualitas grounding.

Grounding yang baik adalah, yang memilki nilai tahanan yang kecil, semakin kecil nilai tahanannya maka semakin baik grounding tersebut. Artinya arus gangguan listrik atau petir dapat lebih cepat menuju bumi tanpa hambatan berarti. Perlu diketahui bahwa listrik dapat mengalir dengan cepat pada kabel/penampang yang kecil tahanannya.

Dalam PUIL 2000 diterangkan bahwa, nilai maksimal tahanan yang umum dipakai untuk instalasi listrik rumah adalah 5 Ohm, sedangkan untuk instalasi petir nilai tahannya maksimal 2 ohm.

Dengan ketentuan di atas maka panjang pendeknya grounding rod yang terpasang tidak dapat menjadi penentu nilai tahanan suatu grounding, hal tersebut disebabkan karena terdapat perbedaan kondisi tanah dimana instalasi grounding ini dipasang. Bila kondisi tanahnya mempunyai nilai tahanan rendah, maka cukup dipasang satu atau dua batang grounding rod dan tahanan yang terukur dapat mencapai dibawah 5 Ohm.

Bila tahanan terukur masih tinggi, maka panjang grounding rod harus ditambah agar lebih dalam lagi. Akan tetapi, PUIL 2000 menjelaskan, jika daerah yang mempunyai jenis tanah yang nilai tahanannya tinggi, tahanan grounding-nya boleh mencapai maksimal 10 Ohm.
contoh pengukuran menggunakan earth tester
Contoh penggunaan earth tester

Dalam menentukan nilai tahanan suatu grounding, alat yang dipakai adalah “earth tester”, alat ukur ini sudah menjadi alat wajib bagi kontraktor yang mengerjakan instalasi grounding. Dengan alat ini kita dapat memastikan bahwa nilai tahanan yang terukur sudah sesuai dengan persyaratan instalasi grounding.

Kesimpulan:

Dalam menentukan kualitas grounding/Arde yang perlu diketahui adalah nilai resistansinya, jadi bukan berapa panjang grounding rod yang tertanam ke bumi.

Arti dan Fungsi Arde atau Grounding

logo/lambang/simbol Arde atau Grounding
simbol Arde atau Grounding 
Grounding atau pertanahan adalah bagian dari Peralatan Listrik rumah. Namun kebanyakan dari masyatrakat Indonesia sudah terbiasa menyebut pertanahan atau gruonding ini dengan kata arde.

Grounding atau arde pada instalasi listrik berguna sebagai pencegah terjadinya kontak antara makhluk hidup dengan tegangan listrik yang terekspos akibat terjadi kegagalan isolasi. Grounding dalam rumah Anda terpasang dengan dua macam, yaitu untuk instalasi listrik rumah dan instalasi penangkal petir.

Dua sistem grounding ini memang harus dipisahkan pemasangannya dan berjarak paling tidak 10 meter. Koneksi grounding untuk instalasi listrik rumah terpasang di kWh meter PLN.

Pengertian Grounding

Menurut Wikipedia - Grounding adalah suatu jalur langsung dari arus listrik menuju bumi atau koneksi fisik langsung ke bumi. Dipasangnya koneksi grounding pada instalasi listrik adalah sebagai pencegahan terjadinya kontak antara makhluk hidup dengan tegangan listrik berbahaya yang terekspos akibat terjadi kegagalan isolasi.

Menurut PUIL 2000 (PUIL : Persyaratan Umum Instalasi Listrik) - dipakai istilah pembumian yang artinya penghubungan suatu titik sirkit listrik atau suatu penghantar yang bukan bagian dari sirkit listrik, dengan bumi menurut cara tertentu. PUIL adalah ketentuan atau persyaratan teknis yang diterapkan di Indonesia, dengan mengacu kepada standard internasional, dan dibuat sebagai pedoman dalam pelaksanaan pekerjaan instalasi listrik.

Fungsi Grounding

1. Untuk keselamatan, grounding berfungsi sebagai penghantar arus listrik langsung ke bumi atau tanah saat terjadi kebocoran isolasi atau percikan api pada konsleting, misalnya kabel grounding yang terpasang pada badan/sasis alat elektronik seperti setrika listrik akan mencegah kita tersengat listrik saat rangkaian di dalam setrika bocor dan menempel ke badan setrika.

2. Dalam instalasi penangkal petir, system grounding berfungsi sebagai penghantar arus listrik yang besar langsung ke bumi. meski sifatnya sama, namun pemasangan kabel grounding untuk instalasi rumah dan grounding untuk pernangkal petir pemasangannya harus terpisah.

3. Sebagai proteksi peralatan elektronik atau instrumentasi sehingga dapat mencegah kerusakan akibat adanya bocor tegangan.

Pemasangan

Secara umum Kabel grounding terkoneksi di KWH meter PLN. Pada saat pemasangan listrik oleh petugas PLN maka kabel grounding akan dipasang ke KWH bahkan sampai penanaman pipa yang terpasang ke dalam tanah. Namun ada pula pemasangan grounding dilaksanakan oleh pekerja proyek perumahan, sehingga saat akan dipasang listrik oleh pihak PLN petugasnya tinggal menyambungkan kabel dari pipa yang telah terpasang ke bumi menuju KWH.

Cara Pasang Kabel Saklar Tiga kaki (3 Pin)

Sakalar tiga kaki adalah salah satu komponen elektronika atau listrik yang mempunyai tiga buah plat untuk disambungkan ke kabel.

Umumnya digunakan untuk pembuatan saklar hotel/saklar tangga/saklar lorong. Namun dalam rangkaian elektronika arus lemah biasanya untuk menyalakan atau mematikan dua buah beban secatra bergantian.

Bila dilihat, maka saklar ini memiliki tiga buah terminal/plat. Satu buah plat berfungsi sebagai induk (Com, biasanya berada di posisi tengah) yang dapat berpindah posisi ke salah satu plat lain saat saklar digunakan. Sedangkan dua buah plat yang lainnya akan disambungkan ke dua buah beban yang berbeda. Berikut gambarnya:

Klik gambar untuk memperbesar

Saklar SPDT  dan  DPST

Saklar DPDT

Keterangan: 

Saklar SPDT - Terminal sentral (COM) akan terhubung ke salah satu terminal dan akan terputus ke terminal lainnnya dalam satu kondisi.

Saklar DPST - Dalam kondisi On ("1") dua terminal sentral akan terhubung ke terminal pasangannya dan akan terputus ketika kondisi Off ("0")

Saklar DPDT - Dua terminal sentral akan terhubung ke salah satu terminal pasangannya dan teputus ke terminal pasangannya yang lain dalam satu kondisi.

Cara mengontrol lampu dari tiga tempat yang berbeda

Adakalanya kita perlu menghidupkan dan mematikan sebuah lampu dari tiga tempat di ruangan/kamar di rumah yang berbeda-beda. namun bagaimanakah cara merangkai perkabelannya tanpa menambah alat pambahan yang sulit?

Sebelumnya Saya telah membuat artikel tentang rangkaian instalasi listrik menggunakan saklar dan lampu seperti: Cara merangkai satu saklar satu lampu, rangkain dua saklar untuk dua lampu dan rangkain satu lampu yang dikontrol dengan dua saklar yang berbeda atau disebut juga saklar hotel/saklar tukar.

Kali ini Saya akn membahas rangkaian saklar dan lampu yakni, bagaimana mengontrol Satu Lampu dari tiga tempat yang berbeda?

(Dengan menggunakan dua, switch 2-Way dan satu saklar menengah). Berikut adalah cara membuatnya.

Peralatan dan bahan: saklar, saklar menengah, kabel, tang kombinasi.

Untuk lebih jelasnya silahkan klik gambar untuk memperbesar
rangkaian instalasi listrik satu lampu tiga saklar

rangkain satu lampu dengan tiga saklar

Tips Merawat Instalasi Listrik di Rumah

kesetrum
Perawatan instalasi listrik sangat diperlukan agar listrik di rumah dapat digunakan dengan optimal, selain itu berguna juga untuk menjaga keselamatan penghuninya dari hal hal yang tidak diinginkan seperti bahaya kebakaran. Berikut ini hal-hal yang akan membantu Anda untuk ikut peduli dan turut memelihara Instalasi Listrik :

  • Pastikan Instalasi Listrik di rumah/bangunan Anda telah terpasang dengan tepat, benar dan aman serta menggunakan material listrik yang terjamin kualitasnya dan sesuai kapasitasnya.
  • Pergunakan peralatan elektronik rumah tangga yang disesuaikan dengan daya tersambung dan kapasitas/kemampuan kabel instalasi listrik yang terpasang.
  • Lakukan pemeriksaan rutin, minimal setahun sekali untuk memastikan apakah instalasi listrik masih layak untuk digunakan atau perlu direhabilitasi.
  • Jika instalasi listrik telah terpasang lebih dari 5 (lima) tahun, sebaiknya perlu untuk direhabilitasi. Hal ini untuk menjaga agar instalasi listrik tetap layak dipergunakan dan mencegah kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Sebaiknya gunakan jasa instalatir yang resmi terdaftar sebagai anggota AKLI (Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia) jika ingin memasang, merehabilitasi atau memeriksa instalasi listrik


Tips Mencegah Bahaya Listrik

  1. Gunakan pemutus arus listrik (Sekering) yang sesuai dengan daya tersambung, jangan dilebihkan atau dikurangi.
  2. Bila perlu ELCB (earth leakage circuit breaker) yang sekarang telah banyak digantikan dengan GFI (ground fault interrupter) atau RCD (residual-current device). Piranti ini fungsinya untuk memutuskan hubungan apabila ada kebocoran arus listrik atau apabila ada orang yang tersengat listrik. 
  3. Jangan menumpuk stop kontak pada satu sumber listrik.
  4. Jangan biarkan kabel-kabel listrik yang terpasang di rumah ada yang terkelupas atau dibiarkan terbuka.
  5. Perhatikan juga untuk menjauhkan peralatan listrik di rumah dari jangkauan anak-anak seperti: stop kontak, saklar dan kabel-kabel listrik.
  6. Pakailah material listrik yang telah terjamin kualitasnya dan berlabel SNI (Standar Nasional Indonesia) / LMK (Lembaga Masalah Kelistrikan) / SPLN (Standar PLN).
  7. Pangkaslah pepohonan yang ada di halaman rumah jika sudah mendekati atau menyentuh jaringan listrik.
  8. Hindari pemasangan antene televisi terlalu tinggi sehingga bisa mendekati atau menyentuh jaringan listrik.
  9. BIla memerlukan pemasangan listrik di rumah daftarlah ke PLN dan jangan mencoba mencantol dari sumber lain secara illegal.
  10. Terakhir  jangan mencoba untuk mengutak-atik KWH Meter untuk memanipulasi tagihan listrik.
  11. Pasanglah pembumian/grounding yang benar secara mandiri dan terpasang di stopkontak untuk peralatan elektronik seperti kulkas, mesin air dan lain-lain untuk menghilangkan setrum biasanya terdapat pada sasis peralatan elektronik tersebut.

Kabel Listrik Sesuai SNI – 04 – 0225 – 2000 (PUIL 2000)

logo PLN
Banyak orang menjadikan PUIL 2000 sebagai panduan dalam Instalasi listrik, berikut ulasannya:

1. MAKSUD DAN TUJUAN 
  • INSTALASI LISTRIK DAPAT DIOPERASIKAN DENGAN BAIK 
  • TERJAMIN KESELAMATAN MANUSIA 
  • TERJAMIN KEAMANAN INSTALASI LISTRIK BESERTA PERLENGKAPAN 
  • TERJAMIN KEAMANAN GEDUNG SERTA ISINYA TERHADAP KEBAKARAN 
  • TERJAMIN PERLINDUNGAN LINGKUNGAN 
  • TERCAPAI TUJUAN DARI PENCAHAYAAN.
2. KETENTUAN UMUM 
  • UNTUK MENCAPAI KONDISI DIATAS, HARUS DIPENUHI KETENTUAN UMUM BERIKUT : 
  • ADANYA RENCANA INSTALASI YANG TELAH DISETUJUI (9.2.2).
  • INSTALASI LISTRIK HARUS DIRANCANG DI PASANG DAN DIPELIHARA UNTUK MENCEGAH KEBAKARAN (9.4.1)
  • PERLATAN DAN PERLENGKAPAN HARUS : 
  • MEMENUHI KETENTUAN STANDAR (2.2.1.1)
  • SESUAI PENGGUNAAN, SESUAI KEMAMPUAN BEBAN (2.2.1;2.4;9.4.2)
  • INSTALASI, HARUS DILENGKAPI PROTEKSI ;
  • PROTEKSI DARI KEJUT LISTRIK 
  • PROTEKSI DARI EFEK TERMAL 
  • PROTEKSI DARI ARUS LEBIH 
  • PROTEKSI DARI TEGANGAN LEBIH.
  • INSTALASI BARU/PERUBAHAN HARUS DIPE-RIKSA, DIUJI, DICOBA SEBELUM DI OPERASIKAN.
  • PERENCANAAN PEMASANG DAN PEMERIKSA INSTALASI LISTRIK HARUS MEMILIKI IZIN, DENGAN TENAGA TEKNIS YANG KOMPETEN. 
3. KETENTUAN UMUM PERALATAN DAN PEMASANGANNYA 

a. KETENTUAN PERALATAN 
  • PERLENGKAPAN LISTRIK HARUS TIDAK BERBAHAYA, TAHAN KERUSAKAN MEKANIK DAN KIMIAWI
  • SELUNGKUP DAN RANGKA LOGAM HARUS DILENGKAPI SEKRUP DAN TERMINAL UNTUK PEMBUMIAN 
  • PENANDAAN SESUAI SNI
b. KETENTUAN PEMASANGAN 
  • PEMASANGAN HARUS MEMPERHATIKAN KEMUDAHAN PELAYANAN, PEMERIKSAAN DAN PEMELIHARAAN.
  • PEMASANGAN TIDAK MENYEBABKAN BAHAN MUDAH TERBAKAR MENYALA.
  • SELUNGKUP DAN RANGKA LOGAM HARUS DIBUMIKAN
  • GAGANG PELAYANAN DARI LOGAM TIDAK BOLEH BERTEGANGAN 
  • PENGENDALIAN PERALATAN HARUS MELALUI SAKELAR 
  • SAKELAR MOTOR / MESIN HARUS SEDEKAT MUNGKIN.
4. KETENTUAN UMUM KABEL DAN PEMASANGANNYA

A. KETENTUAN KABEL INSTALASI 
  • MEMENUHI SYARAT SESUAI PENGGUNAANNYA,
  • MEMILIKI TANDA-TANDA YANG JELAS 
  • TIDAK CACAT / RUSAK 
  • JENIS KABEL MENURUT PUIL
  • KABEL INSTALASI DALAM GEDUNG, WARNA SELUBUNG PUTIH / ABU-ABU
  • KABEL TANAH TEGANGAN 600 – 1000 WARNA SELUBUNG HITAM 
  • KABEL UDARA TEGANGAN 600-1000 V WARNA SELUBUNG HITAM.
  • KABEL TEGANGAN MENENGAH / TINGGI DIATAS 1000 V WARNA SELUBUNG MERAH. 
  • UKURAN HARUS SESUAI BEBAN 
  • WARNA INTI KABEL SESUAI PUIL
  • WARNA BIRU UNTUK PENGHANTAR NETRAL 
  • WARNA LORENG UNTUK PENGHANTAR PEMBUMIAN 
  • WARNA MERAH UNTUK FASE R
  • WARNA KUNING UNTUK FASE S
  • WARNA HITAM UNTUK FASE T
B. KABEL FLEKSIBEL
  • PENGGUNAAN TERBATAS
  • SESUAI MAKSUD PENGGUNAANNYA
  • TIDAK BOLEH SEBAGAI PENGAWATAN TETAP 
  • HANYA DALAM SATU KEPANJANGAN YANG UTUH (7.11.1.9)-(7.11.1.12), (5.2.1.4)
  • MEMILIKI KUAT HANTAR ARUS (KHA) YANG SESUAI (5.2.1.6)
  • PADA KONDISI TERTENTU MEMILIKI PENGIKAT (5.2.1.7)
  • KABEL LAMPU TIDAK BOLEH KURANG DARI 0,5 MM2
C. PEMBEBANAN KABEL
  • PEMBEBANAN TIDAK BOLEH MELEBIHI KHA
  • PERHATIKAN SUHU KELILING DAN SUHU KABEL 
  • KABEL DENGAN ISOLASI XLPE MEMILIKI SUHU PENGHANTAR LEBIH TINGGI 
  • BILA SUHU KELILING MELEBIHI NORMAL HARUS DILAKUKAN KOREKSI TERHADAP KHA
D. ARMATUR PENERANGAN FITTING LAMPU, ROSET (5.3)

1. PROTEKSI 
  • PADA WAKTU PEMASANGAN PENGGANTIAN LAMPU ATAU LAMPU TERPASANG AMAN DARI KEMUNGKINAN SENTUHAN (5.3.1.1)
  • JIKA DIHUBUNGKAN PADA JARINGAN DENGAN PENGHANTAR NETRAL YANG DIBUMIKAN, SELUBUNG ULIR FITING LAMPU HARUS DIHUBUNGKAN DENGAN PENGHANTAR NETRAL (2.5.1.2) (5.3.1.3)
  • UNTUK TEGANGAN KEBUMI DIATAS 300 VOLT ARMATUR PENERANGAN HARUS TERISOLASI DARI PENGGANTUNG DAN PENGUKUHNYA, KECUALI PERLENGKAPAN DIBUMIKAN DENGAN BAIK (5.3.1.7)
2. PEMBUMIAN 
  • PADA SISTEM PERKAWATAN DENGAN PIPA LOGAM YANG DIBUMIKAN ARMATUR PENERANGAN DARI LOGAM YANG TERHUBUNG -PADA KOTAK SAMBUNG HARUS DIBUMIKAN. (5.3.2.1)
  • PADA TEGANGAN KERJA DIATAS 50 VOLT SEMUA BAGIAN DARI ARMATUR, TRAFO, SELUNGKUP DARI LOGAM HARUS DIBUMIKAN (3.3.1.2) (5.3.2.2.1)
  • BAGIAN LOGAM YANG TERBUKA HARUS DIBUMIKAN (3.3.1.2) (5.3.2.2.1)
3. PERSYARATAN DALAM KEADAAN KHUSUS 
  • PEMASANGAN ARMATUR PENERANGAN DITEMPAT LEMBAB, BASAH SANGAT PANAS, KOROSI HARUS DARI BAHAN YANG MEMENUHI SYARAT (5.3.3.1)
  • BAGIAN LUAR FITING LAMPU DIRUANG BERDEBU, LEMBAB, SANGAT PANAS, BERISI BAHAN MUDAH TERBAKAR KOROSI HARUS DARI BAHAN PORSELEN ATAU YANG SEDERAJAT. DEMIKIAN JUGA BILA TEGANGAN LEBIH DARI 300 V. (5.3.3.2.1)
  • PENYIMPANGAN DI PERKENANKAN JIKA FITING LAMPU DIPASANG DILUAR JANGKAUAN DAN BAGIAN LOGAM YANG TIDAK BERTEGANGAN DIBUMIKAN, KECUALI UNTUK RUANG MENGANDUNG KOROSI (5.3.3.2.1)
  • ARMATUR PENERANGAN DIDEKAT BAHAN MUDAH TERBAKAR HARUS DI BUAT, DIPASANG ATAU DILINDUNGI SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA BAGIAN YANG BERSUHU LEBIH 90 0C TIDAK BERHUBUNGAN DENGAN BAHAN YANG MUDAH TERBAKAR (5.3.3.3.1)
  • ARMATUR KEDAP DEBU, UNTUK RUANG BERDEBU. (5.3.3.3.2)
  • ARMATUR KEDAP GAS, UNTUK RUANG MENGANDUNG GAS (5.3.3.3.2)

  • 4. SYARAT KOTAK SAMBUNG DAN KAP ARMATUR (5.3.4)
  • SETIAP ARMATUR ARUS MEMILIKI CUKUP RUANG SEHINGGA KABEL DENGAN TERMINAL PENGHUBUNG DAPAT DIPASANG DENGAN BAIK (5.3.4.1) (5.3.4.2)
  • BAGIAN DINDING ATAU LANGIT-LANGIT YANG MUDAH TERBAKAR DALAM PEMASANGAN ARMATUR HARUS DIPASANG PENYEKAT YANG TIDAK DAPAT TERBAKAR (5.3.4.3)
5. PENUNJANG ARMATUR (5.3.5)
  • PEMASANGAN ARMATUR DENGAN BERAT DAN UKURAN TERTENTU HARUS DIPASANG PENUNJANG YANG KUAT (5.3.5.1) (5.3.5.2)
6. PERKAWATAN ARMATUR (5.3.6)
  • UKURAN KAWAT/KABEL MINIMUM 0,75 MM2, BEBAS DARI GAYA TARIK DAN KERUSAKAN MEKANIK, BEBAS PENGARUH SUHU YANG BERLEBIHAN (5.3.6.1.1)
  • DALAM ARMATUR PENERANGAN DENGAN TEGANGAN 300 V, TIDAK BOLEH ADA PERCABANGAN (5.3.6.3.4)

Demikianlah SNI – 04 – 0225 – 2000 (PUIL 2000), semoga bermanfaat

Cara Memperbaiki konsleting Listrik di Rumah

MCB
Mungkin diantara pembaca ada yang pernah mengalami kejadian konslet / matinya listrik di rumah. Listrik di rumah mati dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah:
  • Terjadinya pemadaman listrik dari PLN
  • Pemakaian daya listrik yang melebihi batas maksimal,  yakni dibawah kemampuan MCB.
  • Hubungan pendek/konslet antara listrik negatip dan positip.
Cara memperbaiki listrik padam:

1. Bila tiba-tiba listrik di rumah mati, hal yang paling awal diperiksa adalah sekering. bila sekering putus gantilah dengan yang baru, jangan coba-coba menggantinya dengan kawat tembaga, karena kawat buatan dapat beresiko tidak putus bila terjadi konslet sehingga dapat mengakibatkan kebakaran.

2. Bila Sikring dalam keadaaan baik cobalah lihat MCB, bila posisinya turun/off cobalah hidupkan kembali. Bila MCB tidak mau di-on-kan (kembali ke posisi off) tunggulah beberapa saat agar plat yang ada di dalam MCB menjadi dingin, setelah itu coba hidupkan kembali MCB. Bila MCB tidak mau dinyalakan kembali alias kembali ke posisi Off, kemungkinan terjadi hubungan pendek/korslet. untuk memperbaikinya ikuti langkah-langkah di bawah ini:
  1. Lepaskan/matikan semua beban listrik di rumah Anda, seperti kulkas, TV, Komputer, dan lampu.
  2. Nyalakan MCB ke posisi on. bila MCB dapat di-on-kan dan listrik menyala lagi, pasang kembali satu persatu semua beban listrik di rumah Anda, seperti kulkas, TV, Komputer, dan lampu. Sebaiknya hal ini dilakukan berdua, satu orang melihat reaksi MCB dan yang lain memasang kembali beban listrik. 
  3. Jika memang ada salah satu alat listrik yang rusak/konslet maka akan terlihat ketika salah satu beban listrik dipasang kembali, maka MCB kembali ke posisi Off. Setelah Diketahui alat listrik yang rusak segeralah perbaiki jalur kabel yang terpaut pada alat listrik tersebut sampai tidak terjadi konslet lagi.
4. Selain konslet, bisa saja matinya listrik di rumah disebebkan oleh hal lain misalnya MCB yang telah rusak, MCB rusak dapat diketahui dengan ciri-ciri sebagai berikut:
  • Listrik tidak menyala meskipun MCB telah dinyalakan.
  • MCB selalu kembali ke posisi OFF tanpa sebab.

Alat Listrik Yang Digunakan di Rumah

Pada posting kali ini Admin akan membahas tentang peralatan listrik yang umum digunakan di rumah, Pembahasannya senganja Saya buat sederhana agar para pembaca yang baru belajar listrik mampu memahaminya.

Artikel ini Saya buat karena banyaknya pemahaman dan penamaan yang kurang pas pada sebagian peralatan listrik yang terpasang di rumah. Untuk lebih jelasnya silahkan dibaca ulasannya di bawah ini:

KWH meter

Meter prabayar
 Pada umumnya orang menyebut alat ini dengan nama meteran. Fungsi dari alat ini adalah menghitung jumlah besaran listrik yang kita pakai seghari-hari. Terdapat dua jenis KWH meter ini yakni analog dan digital, KWH meter  analog adalah jenis yang paling lama dipakai oleh masyarakat, pembayaran listriknya dilaksanakan setelah dipakai sebulan.

Sedangkan KWH meter digital adalah jenis yang paling baru, sebelumnya kita harus membeli sejumlah pulsa listrik agar alat ini bekerja, setelah pulsa listrik habis maka listrik akan mati, jadi harus selalau diisi pulsa listrik, alat ini disebut juga listrik prabayar.

MCB (miniature circuit breaker)

MCB
Adalah alat yang berfungsi memutus dan menyambungkan listrik bila terjadi konsleting listrik/hubungan pendek. selain itu MCB juga berfungsi sebagai pembatas daya listrik yang dipakai di rumah, bila daya/watt listrik yang dipakai di rumah melebihi kemampuan MCB maka saklar MCB akan turun berpindah dari posisi on ke posisi off, misalnya di rumah menggunakan MCB 900 watt maka bila pemakaian listrik melebihi 900 watt maka MCB akan mati. Pada kenyatannya MCB ini bekerja sevara otomatis.





Saklar / switch

Saklar
Berfungsi untuk memutus dan menyambungkan aliran listrik, biasanya dipasang untuk mengontrol lampu. Saklar ini bekerja secara manual yakni dengan tekanan jari kita.






Stop kontak

Stop kontak
Alat untuk penyalur listrik dari sumber/jalur utama instalasi listrik ke peralatan elektronik di rumah, listrik akan disalurkan dari stop kontak melalui sebuah steker berkabel ke peralatan elektronik misalnya TV atau Komputer.






Steker

steker
Adalah alat penyalur listrik dari alat elektronik, alat ini selalu berpasangan dengan stopkontak.








Fitting

Fitting
Ada sebagian orang menyebut alat ini dengan "mangkuk lampu" / "kap lampu". Fitting adalah dudukan berulir tempat terpasangnya lampu.









klem

KlemAlat penjepit kabel untuk merapikan jalur kabel.

Demikianlah penjelassan tentang peralatan listrik yang umum terlihat dan terpasang di dalam rumah, untuk peralatan listrik lainnya mudah-mudahan dapat dibahas pada kesempatan lain.

Cara Menghubungkan Saklar dan stopkontak

Saklar dan stopkontak
 Setelah sebelumnya Saya posting tentang "cara memasang saklar" dan "Cara memasang kabel listrik di stopkontak" kini kedua cara tersebut Saya gabungkan menjadi satu.

Beberapa tempat di ruangan kadang-kadang memerlukan stopkontak dan saklar yang di tempatkan berdekatan. Saklar dan stopkontak dijual terpisah atau ada pula yang telah menyatu sehingga bila dipasang ditanam di dinding tembok hanya memerlukan satu lubang untuk tedus.

Untuk Pemasangan  tidaklah begitu rumit, hanya memerlukan tiga buah kabel yang menghubungkan jalur utama ke saklar, stopkontak, dan lampu. Untuk lebih jelasnya silahkan dibaca uraiannya di bawah ini:

Persiapan alat dan bahan:

 tang kombinasi, obeng, isolasi, saklar, stopkontak, kabel.
rangkaian instalasi listrik stopkontak+saklar+lampu
Keterangan gambar:
  • = Kabel positif/fasa
  • - = Kabel negatif/netral
  • G = Kabel ground
  • ST = Stopkontak
  • L = Lampu
Cara pasang: 
  1. Sambungkan kabel positif (fasa) dan kabel negatip (neteral) dari jalur utama instalasi listrik ke masing-masing baud terminal yang ada pada stopkontak.
  2. jumper/hubungkan terminal stopkontak yang tersambung dengan jalur positif ke salah satu terminal saklar.
  3. Hubungkan terminal saklar yang lainnya langsung ke terminal fitting lampu.
  4. Tarik kabel negatif dari jalur utama ke terminal fitting lampu yang lainnya.

Cara pasang Kabel Listrik di Steker

Steker Brocco
 Artikel Saya kali ini adalah kelanjutan dari posting sebelumnya yang membahas tentang cara memasang kabel Listrik di stopkontak, banyak dari kita yang menyebut Steker dan stopkontak adalah colokan padahal mereka berdua berbeda sekali meski memiliki hubungan yang erat dan saling membutuhkan.

Steker adalah salah satu komponen atau alat listrik yang berfungsi menyalurkan listrik dari peralatan elektronik ke stop kontak , misalnya kulkas, komputer, charger Handphoe, dan lain-lain. Pada setiap alat elektronik biasanya sudah terpasang kabel beserta stekernya yang tersambung ke peralatan elektronik tersebut.

Pada artikel ini akan dijelaskan mengenai pemasangan kabel pada steker yang kita rakit sendiri, seperti untuk kabel rol atau anda yang akan mengganti steker yang rusak pada peralatan elektronik. Untuk lebih jelasnya silahkan ikuti tahapan-tahapannya di bawah ini:

steker pipih
Cara pasang kabel listrik untuk steker pipih:
Steker jenis ini hanya memiliki dua buah terminal untuk dipasangi kabel, sehingga pemasangannyapun sangat mudah. Kita tinggal membuka baud sehingga steker terbagi menjadi dua bagian, lalu pasangkan kabel pada masing-masing baud yang menempel pada kedua jari steker. Steker pipih biasa digunakan pada peralatan elektronik yang memiliki konsumsi listrik kecil yang tidak memerlukan ground.


Cara pasang kabel listrik untuk steker besar/yang memiliki tiga terminal kabel:
kabel ground di steker broccoSteker ini biasanya memiliki tiga buah terminal yang terdiri dari dua buah terminal untuk jalur positif (fasa) dan negatif (netral), sedangkan satu terminal lagi untuk kabel grounding. untuk pemasangan kabel ini mesti benar agar tidak tertukar, oleh sebab itu Saya sarankan Anda membaca artikel saya yang berjudul "arti warna kabel lsitrik".

Cara pasang:
kabel di steker brocco tanpa groundPasang kabel Hitam (positif /Fasa) dan negatip (netral) pada masing-masing baud jari steker, sedangkan kabel kuning strip hijau (ground/arde) dipasang pada baud yang terpasang dengan sasis steker. Steker jenis ini umumnya dipakai untuk elat elektronik yang terpasang secara terus menerus dan memiliki daya/watt besar seperti mesin air, kulkas, mesin cuci, dan lain-lain. Steker jenis ini dapat pula hanya dipasang dua kabel bila hanya digunakan untuk peralatan listrik yang wattnya kecil.

Catatan.
Pemasangan kabel ground pada steker tidak akan bermanfaat bila kabel pada stopkontak tidak dipasang kabel ground.

Cara Pasang Kabel Listrik di Stop kontak

Stopkontak
Salah satu alat listrik di rumah yang sering digunakan adalah stop kontak, yakni sebuah lubang colokan untuk meneruskan listrik ke beban listrik seperti kulkas, DVD player, Komputer, dan lain-lain.

Aliran listrik sebuah stopkontak berasal dari jalur kabel utama instalasi listrik di rumah. Kabel yang seharusnya dipakai adalah kabel yang beraliran listrik positip, negatip dan ground. Meski demikian pada beberapa rumah, stopkontak ini dapat juga dipasang tanpa kabel arde.  Untuk lebih jelasnya silahkan diikuti langkah-langkahnya di bawah ini:

Peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan:

  • Stopkontak satu buah.
  • kabel NYM secukupnya, disesuaikan dengan jarak stopkontak ke jalur utama. Bila stopkontak anda akan dipasang arde maka kabel 
  • NYM yang dipakai adalah yang memiliki 3 kabel.
  • Isolasi listrik.
  • Tang kombinasi.
  • Obeng minus dan plus.
Cara merangkai:
Stopkontak inbow
www.instalasilistrikrumah.com
Rangkaian instalasi listrik (Bagainser) KWH dan MCB

  1. Pastikan anda mematikan aliran listrik di rumah, yakni dengan merubah posisi MCB ke posisi OFF.
  2. Sambungkan kabel NYM yang telah disiapkan ke jalur utama instalasi listrik, bila menggunakan 3 kabel maka kabel hitam disambungkan dengan jalur listrik fasa/positif/setrum, kabel biru untuk negatif/netral, kabel kuning setrip hijau/hanya kuning untuk arde/grounding.
  3. Siapkan stokontak lalu tarik kabel yang sudah terpasang pada jalur utama. sambungkan ujung kabel tersebut ke setiap baud pengencang yang ada pada stopkontak, kabel hitam dan biru dipasang pada baud yang berhubungan dengan penjepit (penjepit ini berfungsi sebagai menjepit jari steker yang masuk), sedangkan kabel strip kuning/kuning dipasang pada baud yang berhubungan dengan rangka/sasis stopkontak.
  4. Setelah semua terpasang dengan benar tutuplah semua sambungan kabel yang terbuka dengan isolasi.
  5. Pasang stopkontak pada tempatnya, kemudian nyalakan listrik MCB, lalu cobalah memasukkan steker alat elektronik anda seperti DVD player, charger atau yang lainnya, bila peralatan tersebut dapat menyala berarti pemasangan kabel pada stopkontak berhasil, blia tidak berhasil, periksalah kembali setiap sambungan mingkin ada yang terlepas.
Catatan:
  • Cara di atas dapat digunakan untuk pemasangan baru ataupun untuk penggantian stopkontak bila suatu saat stopkontak anda rusak. 
  • Kabel ground/arde dipasang bila stopkontak tersebut akan dipakai untuk beban listrik yang besar dan menyala secara terus menerus seperti kulkas, mesin cuci, mesin air dan lain-lain. Sedangkan untuk peralatan listrik yang mengkonsumsi listrik kecil dan tidak lama maka kabel grounding dapat diabaikan.
  • Mungkin dibeberapa tempat akan ditemukan perbedaan pemakaian warna kabel listrik, bila bingung dengan hal tersebut sebaiknya pelajari ciri kabel positif, negatif dan ground. 

Sambungan kabel Tunggal untuk instalasi rumah

Terdapat beberapa macam sambungan kabel yang dapat dipraktekan dalam pemasangan instalasi listrik, namun tidak semua jenis sambungan itu dapat digunakan untuk jaringan kabel di rumah.

Pada umumnya hanya dua jenis sambungan yang banyak digunakan pada instalasi lsitrik rumah yakni sambungan kabel ekor babi dan sambungan kabel simpul salaman, berikut ini cara pembuatannya:
simpul ekor babi
Simpul ekor babi

 1. Sambungan ekor babi, Jenis sambungan inio biasa dilakukan pada dua atau lebih kabel, biasanya berguna pada pemasangan saklar, lampu ataupun stop kontak.untuk membuatnya sangatlah mudah,

  • dekatkan kedua ujung kabel yang telah dikupas isolatornya(pembungkus kabel) sampai berkedudukan sejajar.
  • jepit kedua ujung kabel menggunakan tang kumbinasi lalu putarlah tang dengan satu arah putaran sampai kedua ujung kabel saling melilit.
simpul kabel ekor babi
Simpul salaman

 2. Sambungan jabat tangan, berguna untuk menyambung dua buah kabel tunggal dalam satu garis lurus, sambungan ini dilakukan pada kabel yang akan diperpanjang sehingga butuh disambung untuk mencukupi kebutuhan pemasangan. cara menyambungnya adalah:
  • dekatkan kedua ujung kabel yang telah dikupas isolatornya(kulit kabel)sampai keduanya saling melewati
  • jepit kedua ujung kabel memakai tang kombinasi kemudian putar kedua tang secara bersamaan sampai kedua kabel saling melilit
  • lilitkan sisa ujung kabel yang belum melilit ke kabel pasangannya untuk memperkuat simpul
Demikianlah cara melilit atau menyambung kabel tunggal, untuk jenis penyambungan lainnya mudah-mudahan dapat diposting pada waktu yang akan datang.

Pemakaian Warna dan Diameter Kabel Listrik di Rumah

Warna Kabel

Warna pembungkus beberapa kabel listrik disengaja dibuat berbeda, hal tersebut dimaksudkan untuk memudahkan pemasangan ataupun perawatan sehingga listrik yang terpasang menjadi aman, karena masing-masing warna kabel listrik tersebut memiliki arti dan fungsi yang berbeda.

Menurut persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2000 terdapat 5 warna kabel yakni: Merah = fase R, Kuning = fase S, Hitam = fase T, Biru = netral ,Kuning strip hijau = ground.

Dalam pemasangan instalasi listrik di rumah, warna kabel yang umum dipakai adalah: Hitam (fase), biru (netral), kuning (ground).
  • Kabel Hitam (fase), dipakai untuk mengalirkan listrik positif, listrik positif memiliki ciri yakni bila di tes dengan tespen maka tespen tersebut akan menyala, Pada pemasangan saklar maka kabel inilah yang diputus oleh saklar sebelum sampai dari jalur utama ke beban misalnya lampu. kabel ini nyetrum bila bersentuhan dengan kulit.
  • Biru (netral), Umumnya listrik yang dialirkan pada kabel ini adalah negatif, kebalikan dari kabel hitam yang nyetrum, kabel biru yang dialiri listrik negatif tidaklah nyetrum bila tersentuh kulit, tespenpun tidak menyala pada kabel ini.
  • Kuning (ground), kabel ini sering dijumpai pada stopkontak sebagai pengaman bila terjadi loncatan/percikan api liar, pemasangan di stopkontak terhubung dengan sasis stopkontak. Selain itu umumnya pegawai instalatir memasang kabel kuning pada meteran listrik (KWH).

Ukuran diameter kabel

Selain warna kabel yang tidak boleh tertukar, ukuran diameter kabelpun harus sesuai dengan SNI dan PUIL. Pemakaian ukuran diameter tersebut harus sesuai dengan kebutuhannya.

Contoh rumus ukuran diameter kabel yang biasa tertera paada kabel: NYM 2 X 2,5. Artinya adalah: jenis kabel NYM, di dalam kabel yang terbungkus tersebut terdapat dua buah kabel dengan diameter masing-masing 2,5 mili meter.

Kabel yang dipasang pada jalur utama tentu berbeda dengan kabel yang terpasang untuk percabangan. berikut ini beberapa penggunaan kabel menurut ukuran diameternya:
  • Diameter 4 mm dipakai untuk jalur kabel dari meteran ke MCB.
  • Diameter 2,5 mm dipakai untuk jalur utama instalasi listrik.
  • Diameter 1,5 mm untuk dipakai percabangan ke saklar dan lampu.

Tipe Kabel Instalasi Rumah

Pemasangan Instalasi Listrik di rumah haruslah sesuai dengan tyipe atau jenis kabel listrik yang sesuai dengan kebutuhan. hendaknya pemasangan kabel haruslah sesuai dengan standar PUIL Misalnya PUIL 2000.

Jenis kabel listrik yang digunakan di rumah umumnya mengguankan kabel tunggal atau bukan serabut., diantara yang umum dipakai adalah tipe kabel NYA, NYM dan NYY. berikut ini jenis/tipe kabel listrik yang dapat dipakai dengan deskripsi dan fungsinya.

Kabel NYA
kabel NYA
Jenis kabel ini berinti tunggal, berlapis bahan isolasi PVC, dan digunakan untuk instalasi luar/kabel udara. Kode warna isolasi ada warna merah , kuning, biru dan hitam. pada prakteknya warna kuning untuk groun, biru untuk negatip, dan hitam untuk positif atau setrum. Kabel tipe ini umum dipergunakan di perumahan karena harganya yang relatif murah. Lapisan isolasinya hanya 1 lapis sehingga mudah cacat, tidak tahan air (NYA adalah tipe kabel udara) dan mudah digigit tikus.

Demi keamana maka kabel harus dipasang dalam pipa/conduit jenis PVC atau saluran tertutup. Sehingga tidak mudah menjadi sasaran gigitan tikus, dan apabila ada isolasi yang terkelupas tidak tersentuh langsung oleh kulit manusia

Kabel NYM
kabel NYM
Memiliki lapisan isolasi PVC (biasanya warna putih atau abu-abu), ada yang berinti 2, 3 atau 4. Kabel NYM memiliki lapisan isolasi dua lapis, sehingga tingkat keamanannya lebih baik dari kabel NYA (harganya lebih mahal dari NYA). Kabel ini dapat dipergunakan dilingkungan yang kering dan basah, namun tidak boleh ditanam.


Kabel NYY
kabel NYY
Memiliki lapisan isolasi PVC (biasanya warna hitam), ada yang berinti 2, 3 atau 4. Kabel NYY dipergunakan untuk instalasi tertanam (kabel tanah), dan memiliki lapisan isolasi yang lebih kuat dari kabel NYM (harganya lebih mahal dari NYM). Kabel NYY memiliki isolasi yang terbuat dari bahan yang tidak disukai tikus.

Gunakanlah Tipe kabel listrik yang sesuai dengan peruntukannya, selain untuk kekuatan, pemakaian kabel yang benar akan membuat kita terhindar dari bahaya kebakaran atau tersengat listrik.